Postingan

Peran Tehknologi Terkini Dalam Membuat Pembelajaran DARING dan LURING Menjadi Semakin Menyenangkan

Gambar
              Senin pagi seorang murid menelpon melalui jaringan seluler Whatsup bertanya apakah hari ini dia boleh ke sekolah. Dia bilang sudah bosan di rumah. Sebagai seorang guru saya harus bisa mengambil langkah bijaksana walaupun didalam hati nurani juga mengiyakan apa yang dirasakan murid saya tadi. “Sabar ya nak.. semoga pandemi ini cepat berlalu, sehingga kamu bisa melaksanakan pembelajaran seperti biasa dan juga bisa bertemu dengan teman-temanmu”.              Sekilas peristiwa di atas telah menginspirasi kita sebagai tenaga pendidik untuk bisa lebih tertantang dalam menata pembelajaran menjadi menyenangkan. Peristiwa yang terjadi pada tahun ini telah memaksa kita untuk “melek” tekhnologi. Saya hanya melihat dan   mendengar kemajuan tekhnologi tapi tidak peduli karena memang saya tidak tahu akan manfaatnya,   yang penting saya bisa komunikasi dengan keluarga, tidak peduli ada kemudahan-kemudahan apa yang bisa saya dapatkan untuk mempermudah pekerjaan saya sebagai guru.     

APAKAH KITA SUDAH LAYAK MENJADI GURU?

Gambar
 Cermin sering hanya kita maknai verbal sebagai alat melihat wajah dan badan kita saat berdandan. Padahal makna substansialnya lebih dalam. Cermin bisa melihat siapa diri kita, sudahkah kita jujur pada diri sendiri ? sudahkah wajah indah kita sesuai dengan keindahan hati kita? Guru punya peran strategis bagi masa depan bangsa. Bahkan guru memegang peranan terpenting bagi kemajuan peradapan. Karena ia tidak hanya hidup untuk dirinya, tetapi adalah cermin indah bagi ratusan ribu bahkan juataan anak didik yang tiap hari bersamanya. Maka profesi guru memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi.Ia hadir karena amanah dari dua dimensi. Dimensi vertikal dan dimensi horisontal. Dmensi Vertikal langsung pada posisi "amanah" dari -Nya, sedang Dimensi Horisontal adalah tugas sosial dari masyarakat dan pemerintah. Keduanya saling terkait dan berhubungan.

GURU BERKARAKTER

Gambar
SEBUAH kalimat bijak menyebutkan, “ Bila ingin melihat kualitas suatu bangsa maka lihatlah kualitas gurunya”. Guru yang berkualitas adalah guru hebat dan guru hebat memiliki karakter yang baik, di mana perilakunya dapat ditiru peserta didik. Karakter adalah cara berfikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas setiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup kehidupan keluarga, masyarakat , bangsa dan negara.

KEKHAWATIRAN GURU MODERN

Gambar
      Seorang guru dituntut untuk menjadi pribadi yang prima, apalagi saat dirinya berposisi sebagai guru dalam proses pengajaran. Namun pribadi prima tidak dapat dicapai kalau sikap hidup, kepribadian dan cara berpikirnya selalu negatif. Maknanya adalah : Pertama , guru dituntut konsisten dalam menebarkan kebaikan.  Kedua, guru yang berperilaku baik, berlisan baik maka akan diikuti sikap santun oleh muridnya Ketiga, guru bukan hanya dituntut berperilaku harian yang baik tapi juga harus mempunyai visi ke depan tentang hakikat hidup seorang guru.

GURU DAN MURID PUNYA ZAMAN BERBEDA

Gambar
            Zaman guru berbeda dengan zaman muridnya. Di era globalisasi ini bukan tidak mungkin seorang murid punya kelebihan di sisi tehnologi informasi dibandingkan dengan gurunya. Namun guru punya kekuatan, pemahaman, dan kematangan dibanding murid dalam melihat sesuatu.     Orang India , Cina , Mesir , dan Israel menerima pengajaran dari guru yang merupakan seorang imam atau nabi . Oleh sebab itu, seorang guru sangat dihormati dan terkenal di masyarakat serta menganggap guru sebagai pembimbing untuk mendapat keselamatan dan dihormati bahkan lebih dari orang tua mereka.

GURU SEBAGAI PENDAKWAH

Gambar
 Seorang guru sebagai pendidik dalam konteks yang lebih luas juga layak disebut pendakwah. Sebagai seorang pendakwah,  guru harus mempunyai prinsip dasar etika dakwah pendidikan. Adapun prinsip dasar tersebut dapat kita contoh dari para nabi. Apakah yang dapat kita jadikan cerminan dari akhlak luhur tsb.?